Senin, 27 Februari 2012

anGka pEntinG daLam alat'' uKur..

Setiap pengukuran memiliki tingkat ketidak pastian yang terkait dengannya, ketidak pastian itu berasal dari alat pengukur dan dari keterampilan orang yang melakukan pengukuran.
Angka penting juga di dapat dari hasil pengukuran yang terdiri dari angka pasti dan angka taksiran. Keterangan angka penting terdiri dari dua bagian, pertama angka pasti yaitu angka yang di tunjukan padaa skala alat ukur dengan nilai yang ada.
Kedua angka taksiran yaitu angka hasil pengukuran yang di peroleh dengan memperkirakan nilainya,,,,

berikut ini adalah alat-alat penting yang terdapat di laboratorium dan angka penting yang di milikinya,,

1. laBu ukur

labu ukur di sebut juga labu takar,alat gelas yang satu ini memiliki bentuk yang agak unik, ukuran alat ini terletak pada bagian atasnya. karena bentuknya yang cenderung berat ke bawah.

fungsi utama alat ini adalah untuk pengenceran larutan. larutan yang pekat di encerkan dengan aquadest tepat mengikuti garis putih melingkar yang terletak di bagian leher alat.




2. gelas ukur

 bentuk alat ini memanjang dengan bagian ujungnya di bentuk seperti corong. sesuai namanya alat ini berfungsi untuk mengukur volume larutan yang akang di reaksikan.












3. beaker glass



nama lain alat ini adalah gelas piala, fungsi utama dari alat ini untuk melarutkan zat atau sebagai wadah mereaksikan zat.












4. pipet volume

pipet volume merupakan pipet yang terbuat dari kaca kecil memanjang.

fungsinya untuk menyedot larutan dalam ukuran yang kecil, untuk zat-zat yang tidak berbahaya seperti aquadest, penggunaanya bisa di hisap dengan mulut, namun untuk zat berbahaya di gunakan karet penghisap.






5. piknometer

piknometer merupakan alat glass yang berfungsi untuk mengukur berat jenis suatu zat.
zat akan di ukur berat jenisnya di ubah terlbih dahulu ke dalam bentuk larutan, selanjutnya di masukan ke dalam alat ukur ini.







6. buret

alat ini sebenarnya memiliki fungsi utama untuk proses titrasi.

bentuknya memanjang dan di bagian bawah di desain sedemikian rupa, agar tetes larutan dapat terkendali mengalir pada saat proses titrasi.
pada dinding buret terdapat ukuran mililiter sebagai ukuran berapa volume larutan standar yang terpakai untuk proses titrasi.








ini adalah alat-alat penting yang ada di laboratorium, mungkin bentuk dan fungsinya udah tidak asing lagii kan,,?

angka penting kita temui bukan hanya dalam kimia saja yang lebih sering kita temui yaitu dalam praktikum fisika,,
angka penting atau significant figure,adalah sejenis konvensi atau penulisan bilangan hasil pengukuran,konvensi ini menjadi penting dalam sains (ketidak pastian)
lantas, kenapa angka penting di berikan dalam pelajaran fisika??
ini mungkin karena dalama sejarahnya fisika adalah ilmu yang langsung berkaitan dengan pengukuran. sedikit berbeda dengan saudara tuanya astronomi dan kimia yang berlandaskan pada pengamatan(observation)
angka penting di lahirkan dari ketelitian alat ukur yang di pakai,derajat ketelitian alat ukur dinyatakan oleh nilai skala terkecil (nst) dari alat ukur tersebut misalnya penggaris.
pada ilustrasi di bawah ini memiliki nst 0,1 cm atau 1 mm







misalnya,saat kita mengukur panjang sebuah pensil dengan sebuah penggaris ber nst 0,1 cm, (penggaris yang di pakai seperti pada gambar)
penggaris memberikan angka pengukuran 2.0 cm. tapi kita tau bahwa panjang pensil lebih dari 2.0 cm dan kurang dari 2.1 cm, kita boleh memberikan angka dugaan atau taksiran pada hasil pengukuran,misalnya karena ujung pensil berada kira-kira tepat di antara 2.0 dan 2.1 cm,maka angka taksiran adalah 0,05 cm sehingga hasil pengukuran kita tulis sebagai 2.05 cm.
dua angka pertama adalah angka penting yaitu 2 dan 0, sedangkan angka terakhir yaitu 5 adalah angka tak penting.

pada contoh pengukuran panjang pensil di atas ketidak pastian 0,05 cm boleh jadi lebih atau kurang sehingga pengukuran kita lebih layak di sebut memiliki rentang maksimal 0,05 cm dan minimal 0,05 cm, dengan demikian panjang pensil pada ilustrasi di atas adalah antara 1,95 sampai 2,05 cm.

rentang ±0,5 cm adalah ketidakpastian pengukuran, pengukuran dalam ilmu pengukuran adalah rentang ketidakpastian adalah sama dengan setengah dari nst alat ukur tersebut sehingga nst alat ukur yang kita pakai adalah 1 cm.
konvensi penulisan hasil pengukuran x dinyatakan sebagai:

                                              x=(X)±๐
di mana x adalah nilai rata-rata pengukuran dan adalah ketidakpastian pada pengukuran yang di lakukan berulang antara 3 samapai 29 kali,yaitu sama dengan 1/2 nst. sedangkan pengukuran berulang lebih dari 30 kali.
jumlah digit x harus sama dengan jumlah digit , penulisan 5,0±0,05 adalah salah,yang benar adalah 5,00±0,05 atau 5,0±0,1. pada 5,00±0,05 ada dua buah angka pasti, yaitu 5 dan 0, 0 terakhir adalah angka tak pasti yang memiliki rentan ±0,05.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar